RASA NYERI DI LEHER

Kini, konsultasi obat bisa dilakukan di rumah. Sebagai Sobat Sehat masyarakat Indonesia, Apotek K-24 menyediakan layanan Halo Apoteker yang memungkinkan pasien untuk melakukan konsultasi obat dari rumah. Berbagai pertanyaan dan konsultasi mengenai obat serta masalah kesehatan bisa disampaikan melalui Halo Apoteker. Semua pertanyaan akan dijawab oleh apoteker-apoteker handal dan profesional dari Apotek K-24. Temukan juga jawaban yang Anda inginkan di berbagai kategori keluhan yang tersedia. Segera sampaikan pertanyaan Anda, dan apoteker kami akan menjawab.

Permisi dok, mau nanya perihal rasa nyeri dan kaku di bagian leher itu kenapa yah. udah beberapa kali terapi udah sembuh kadang kambuh, apa ada resep obat yang bisa mengatasi hal tersebut?

Jawaban tentang "rasa nyeri di leher"

Salam sehat Sdr/i Didi,


Terima kasih atas pertanyaan yang Anda ajukan kepada Halo Apoteker.

Sebagai informasi, rubik ini diasuh oleh Apoteker Apotek K-24. Jawaban yang disampaikan hanya bersifat informatif dan tidak dapat menggantikan diagnosa dokter.


Leher kaku dan pegal umumnya bukanlah kondisi yang mengkhawatirkan. Namun, jika leher kaku tak kunjung membaik atau disertai gejala lain, seperti demam dan sakit kepala yang parah, sebaiknya segera untuk periksa.


Dalam kebanyakan kasus, penyebab paling umum leher kaku adalah ketegangan otot atau keseleo di bagian leher. Keluhan ini bisa disebabkan oleh berbagai hal, misalnya:

  • Cedera otot atau ligamen di leher karena gerakan leher yang mendadak, misalnya sering membunyikan leher
  • Sering membawa beban yang berat dan tidak seimbang, misalnya tas ransel yang berisi banyak barang
  • Kebiasaan tidur dengan posisi yang janggal dan tidak nyaman atau bantal terlalu banyak
  • Postur tubuh atau posisi tubuh yang buruk, misalnya ketika duduk di meja dalam waktu yang lama atau sering membungkuk
  • Mengalami stres atau kecemasan yang berlebihan 

Sebelum konsumsi obat, sebaiknya pastikan dahulu penyebab dari kekakuan leher tersebut, dengan pemeriksaan ke dokter dan kami sarankan, untuk periksa ke dokter yang sama, untuk bisa mendapatkan terapi yang terarah dan terencana.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.   

KOMENTAR

TAMBAH KOMENTAR

TAMBAH KOMENTAR