“Melakukan puasa setelah Lebaran alias puasa Syawal sebenarnya ada manfaatnya tidak? Atau cuma untuk memenuhi ibadah saja?” Pertanyaan semacam ini sering ditanyakan karena banyak orang yang kadang masih maju mundur untuk melakukan puasa Syawal. Namun, tidak perlu khawatir karena menjalankan puasa ini ternyata ada manfaatnya tapi jika dijalankan dengan baik, ya.
Setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadan, umat Muslim disunahkan untuk melanjutkan puasa di bulan Syawal. Puasa Syawal memiliki banyak keutamaan dan manfaat, baik dari segi spiritual maupun kesehatan.
Puasa yang dilakukan setelah Idulfitri 2025 ini sebenarnya bisa dijalankan atau tidak, tergantung niat Sobat Sehat semua. Namun, ternyata ada beberapa manfaat menjalankan puasa setelah Lebaran 2025 untuk kesehatan, lho, contohnya:
Transisi antara bulan puasa ke Lebaran biasanya bisa membuat Sobat Sehat mengalami gangguan pencernaan karena perubahan pola makan. Manfaat puasa Syawal adalah membantu tubuh menyesuaikan diri dengan pola makan normal pasca Ramadan. Dengan begitu, sistem pencernaan tidak kaget dan kita terhindar dari masalah pencernaan seperti asam lambung dan maag.
Manfaat puasa setelah Lebaran yang selanjutnya adalah bisa membantu dalam mengontrol gula darah. Puasa menyeimbangkan hormon: insulin turun, pembakar lemak naik. Ini baik untuk mencegah diabetes. Lebih lanjut, puasa Syawal membantu Sobat Sehat dalam mengendalikan asupan lemak dan gula setelah Lebaran.
Puasa Syawal juga dapat memperkuat sistem imun tubuh sehingga tidak mudah sakit. Rasa lapar saat puasa memicu produksi sel darah putih, yang meregenerasi sistem imun dan melindungi tubuh dari kerusakan dan penuaan sel.
Sayangnya, untuk memaksimalkan beberapa manfaat di atas, Sobat Sehat tidak boleh menjalankan puasa pasca lebaran dengan sembarangan, ya. Nah, berikut beberapa tips menjalankan puasa Syawal yang baik dan tetap menyehatkan:
Puasa Syawal bisa dilakukan kapan saja asal masih berada di bulan Syawal, yang berarti di antara 29 atau 30 hari setelah bulan puasa berakhir. Sobat Sehat bisa menjalankan puasa dengan cara berurutan maupun terpisah. Namun, akan lebih baik kalau Sobat Sehat segera melakukan puasa Syawal setelah hari raya Idulfitri.
Tips menjalankan puasa setelah Lebaran yang selanjutnya adalah dengan mengonsumsi makanan dan minum dengan cukup saat sahur dan buka puasa. Sebab, apa konsumsi makanan dan minuman ini nantinya akan mempengaruhi aktivitas Sobat Sehat semua.
Selain itu, jangan lupa untuk menyiapkan menu makan yang seimbang, ya, lengkap dari karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral, dan serat. Ketika nutrisi tubuh terpenuhi, maka kesehatan akan selalu terjaga.
Nah, untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral selama menjalankan puasa ini, Sobat Sehat bisa mengonsumsi buah dan sayuran. Namun, terdapat cara lainnya, yaitu dengan minum multivitamin yang aman di apotek.
Ada manfaat minum multivitamin selama menjalankan puasa setelah Lebaran, seperti memenuhi kebutuhan nutrisi, menjaga kesehatan, meningkatkan energi, hingga menjaga kesehatan mental. Terdapat beberapa rekomendasi multivitamin di Apotek K-24 yang aman untuk diminum, yaitu:
Enervon Active
Blackmores
Renovit Multivitamin
Hemaviton Stamina Plus
Redoxon Fortimun
Femmy Vitamin D3 1000 IU
Fatigon Multivitamin dan Mineral
Vitanox
Imunos
Fitnes Force
Bio Formula Kaplet
Berocca Performance
Biocurliv Tablet
Imboost Force
Almunizer
Wellness Echinacea + Vitamin C
Holisticare Ester C
Pharmaton Formula
Inavitamax Bee Pollen
Vipro G Eff Tablet
Stimuno
Boost D 1000 IU
Vitamin IPI
Provital Plus
Solvita Z
Namun, penting untuk memilih multivitamin yang tepat dan berkonsultasi dengan apoteker terlebih dahulu ketika akan membelinya. Oh iya, beberapa jenis vitamin untuk puasa setelah Lebaran di atas bisa langsung dibeli di gerai Apotek K-24 atau pesan antar melalui aplikasi K24Klik.
Melihat penjelasan di atas, ternyata banyak sekali manfaat menjalani puasa setelah Lebaran. Namun, dengan catatan dijalani dengan baik dan benar, ya. Mari kita manfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kualitas ibadah dan menjaga kesehatan tubuh. Yuk, selalu jaga kesehatan bersama Apotek K-24!
Referensi:
Cleveland Clinic (2021). Fasting, Health & Immunity: Is There a Connection? dari https://www.clevelandclinicabudhabi.ae/en/health-byte/infection-prevention-and-management/fasting-health-immunity-is-there-a-connection
Healthline (2023). 8 Health Benefits of Fasting, Backed by Science dari https://www.healthline.com/nutrition/fasting-benefits